Minggu, 21 Agustus 2016

Prospek Kerja PAUD Pada Masa Kini

Assalamualaikum wr.wb
Perkenalkan nama saya Yulita Kusuma Dewi mahasiswa baru FIP UNJ prodi PGPAUD. Tulisan ini saya buat bertujuan untuk penugasan MPA Prodi, pembuatan essai individu bertema kan: Prospek Kerja PAUD Pada Masa Kini.

Akhir-akhir ini, moral para pelajar dan pemuda di Indonesia seakan-akan menunjukan kemunduran, dalam artian banyak tindakan yang dilakukan mereka kurang patut di contoh. Padahal mereka adalah generasi muda penerus bangsa.

Ketika banyak orang berpikir cara mengubah bangsa adalah dengan menggerakkan dan mengubah mindset pemudanya, ada cara lain yang saya pikirkan. Cara lain selain menggerakkan dan mengubah pemuda adalah dengan cara memasukkan anak ke sekolah PAUD yang berkualitas. Di PAUD ini anak akan di beri stimulus untuk melatih motorik, mengajarkan rasa kasih sayang, adab, dan edukasi sehingga diharapkan anak tersebut dapat menjadi penerus bangsa yang baik.

Mengapa saya memilih jurusan PGPAUD?

Layanan pendidikan usia dini masih sangat terbatas di Indonesia. Padahal, dengan pendidikan anak usia dini sedini mungkin kegagalan pengembangan karakteristik anak yang baik tidak akan terjadi. Untuk membentuk karakteristik anak yang baik, tentunya peran guru anak usia dini sangat dibutuhkan untuk bangsa ini. Jurusan PAUD menjadikan lulusannya untuk dipersiapkan berkarya sebagai guru di tingkat usia dini. Satu tugas yang sangat mulia karena fungsi dan tugasnya sebagai penanam pendidikan dasar bagi anak-anak yang nantinya akan menjadi pemimpin, masyarakat yang bermoral, menjadi pribadi yang baik, penurut, juga cerdas. Kami di tuntut untuk menyukai anak-anak, ke ibuan, kreatif, inovatif, sabar dan lain sebagainya.

Saya tertarik memilih kuliah di prodi ini, karena prospek kerja PGPAUD terbilang seru. Bukan hanya menjadi guru KB, TK, RA, TPA. Kami dapat melanjutkan kuliah S2 supaya kami menjadi dosen. Kami bahkan bisa membangun sendiri sekolahan tersebut dan menjadi pengelola sekolah kami sendiri. Tidak menutup kemungkinan kami dapat menjadi pencipta lagu-lagu anak, bahkan menjadi penulis buku cerita anak. Selain itu, kami dapat menjadi konsultan anak juga peneliti perihal anak usia dini. Bagi yang suka berbisnis kami juga bisa berwirausaha mainan edukatif buat anak. Dan yang paling menggiurkan lulusan prodi PGPAUD ini bisa bekerja di Dirjen pendidikan, dan diangkat menjadi PNS.

Di prodi ini saya melihat, wanita diajarkan untuk menjadi wanita seutuhnya.

Demikian, essai individu yang saya buat kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamualaikum wr.wb

Kondisi Pendidikan di Indonesia

Assalamualaikum wr.wb 
Perkenalkan nama saya Yulita Kusuma Dewi mahasiswa baru FIP UNJ prodi PGPAUD. Tulisan ini saya buat bertujuan untuk penugasan MPA Fakultas, pembuatan essai individu bertema-kan: Kondisi Pendidikan di Indonesia 
Saat ini, kualitas pendidikan di Indonesia memang masih kalah jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Pemerintah seakan mencari-cari bentuk yang tiada usai. Kurikulum berubah dari waktu ke waktu namun, belum menunjukkan kemapanan dalam pencapaian. Bahkan, orang tua dan peserta didik menjadi bingung dengan berbagai perubahan ini. Pergantian kurikulum dari waktu ke waktu terkadang memberatkan orang tua peserta didik. Buku-buku kerap berganti bentuk yang akibatnya buku bekas pakai tidak bisa diwariskan untuk dipergunakan ulang. 
Dilihat dari segi sarana dan prasarananya, pendidikan di Indonesia kurang menunjang, terutama didaerah pedesaan yang terpencil membuat para siswa menjadi kesulitan dalam menempuh pendidikannya. Untuk sarana fisik misalnya, banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita yang gedungnya rusak, kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah, buku perpustakaan tidak lengkap, laboratorium tidak standar, pemakaian teknologi informasi tidak memadai dan sebagainya. Bahkan masih banyak sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri, tidak memiliki perpustakaan, tidak memiliki laboratorium dan sebagainya. 
Keadaan guru di Indonesia juga amat memprihatinkan. Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasnya. Kualitas guru dan pengajar yang rendah ini juga dipengaruhi oleh masih rendahnya tingkat kesejahteraan guru di Indonesia. 
Biaya pendidikan yang berkualitas di Indonesia, terbilang mahal. Untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, biaya pendidikan masih terbilang mahal. Apalagi dalam jurusan yang prospeknya menjanjikan misalnya: dokter, polisi, dan sebagainya. Jelas sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama masyarakat kelas menengah ke bawah. Hal ini tentu menyebabkan masyarakat mengubur cita-citanya dikarenakan tidak sanggup untuk membayar biaya kuliah tersebut. 
Menurut saya, dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, Pemerintah harus menetapan sistem pendidikan yang baku, serta tidak harus berubah pada setiap pergantian menteri. Anggaran pendidikan yang mencapai 20% dari total APBN negara harus bisa direalisasikan supaya masyarakat memperoleh hak mereka dalam pendidikan. Terakhir, perbaikan kualitas para pendidik pun harus bisa diperhatikan oleh pemerintah. Jangan sampai para guru yang mengajari para calon pemimpin bangsa ini justru merupakan orang-orang yang tidak mengerti apa yang mereka ajarkan. Inilah beberapa hal yang harus segera dilakukan pemerintah untuk mensejahterakan pendidikan di Indonesia. 
Demikian, tulisan essai yang saya buat kurang lebihnya mohon maaf.

Wassalamualaikum wr.wb