Selasa, 31 Juli 2018

program-program yang diadakan YKAI (Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia)


Program-Program yang diadakan YKAI
Advokasi Kebijakan
Sebuah upaya berkelanjuatan yang melayani kepentingan terbaik anak-anak Indonesia baik advokasi kepada pemerintah dan maupun kepada masyarakat luas.
Informasi dan Komunikasi
Perpustakaan Data Informasi Anak, Buletin Anak, Hotline Service Masalah Anak, Website: http://www.ykai.net
Layanan langsung
Beasiswa Sekolah Dasar, SLTA, dan Mahasiswa, Pelatihan Pra-sekolah (metode alternatif stimulasi dini untuk anak di bawah lima tahun dan ibu mereka), Makanan Tambahan  untuk Anka-anak Balita (PMT-AB), Rumah Singgah Anak Jalanan (RSA), Perpustakaan Keliling dan Perpustakaan Sekolah, Pencegahan Perdagangan Anak, Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, MOBITEC, ICT Center, dan Bantuan Anak dalam Situasi Khusus dan Menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk guru, anak dan orangtua.
Penelitian dan Pengembangan
Program Desa Binaan, Parlemen Remaja Indonesia, Kajian Masalah Anak dan Remaja (Anak Jalanan, Pelacuran Anak, Pekerja Anak, Anak dan Media, dll)
Program Promosi
Lomba Balita Indonesia, Kartu Ucapan Anak, Hasil Karya Anak Indonesia
Depot Anak
Pengumpulan dana dan bantuan dari masyarakat untuk disalurkan kepada masyarakat lain yang membutuhkan.
Sobat Anak YKAI
Program penggalangan dana langsung dari masyarakat untuk anak-anak Indonesia yang membutuhkan serta untuk menghimpun mitra yang bersimpati dan menaruh perhatian pada permasalahan anak-anak di Indonesia.

A. PROGRAM UNTUK BALITA
1.Revitalisasi Posyandu
Sejak tahun 2007, Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) didukung oleh PT Johnson&Johnson Indonesia melakukan Program Revitalisasi Posyandu sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Balita di Wilayah RW 07 Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Program ini menjangkau sekitar 1.100 balita dan 450 ibu yang memiliki balita. Sub program yang dilakukan meliputi peningkatan status gizi dan kualitas kesehatan balita melalui pemeriksaaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan, dan pelaksanaan pos gizi ditengah-tengah masyarakat. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman orangtua / ibu dilakukan melalui pelaksanaan seminar parenting  dan pelatihan-pelatihan keterampilan hidup. Selain itu, penyediaan sarana dan prasana serta peningkatan pengetahuan dan pemahaman kader posyandu dan kader pos gizi dilakukan sebagai upaya peningkatan kapasitas layanan posyandu.
Kegiatan selama 2 tahun ini memberikan hasil yang cukup signifikan, dimana terjadi peningkatan kualitas kesehatan dan status gizi balita, serta berkurangnya tingkat kelahiran balita di wilayah padat penduduk tersebut. Selain itu, kebersihan diri anak dan juga lingkungan jauh lebih baik dibanding sebelum adanya program ini. Kemandirian masyarakat mulai terlihat dengan kemampuan untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu dan pos gizi, kendati program hampir selesai. Menyikapi perkembangan kemandirian dan kerjasama yang kuat diantara pengurus wilayah RW 07 (pengurus RW, pengurus RT, para kader posyandu, dan pos gizi), YKAI melihat jalur pendidikan anak usia dini juga menjadi penting dalam peningkatan kualitas balita dan pengetahuan orangtua mengenai pola pengasuhan yang baik bagi anak. Untuk itu, pendirian Taman Posyandu di dua lokasi menjadi langkah awal yang dilakukan oleh para kader posyandu dan anggota masyarakat lainnya yang kompeten dalam menjalankan Taman Posyandu ini.
Taman Posyandu ini akan menjalankan strategi pendidikan kepada anak usia 3-6 tahun melalui kegiatan bermain yang mengembangkan kemandirian dan pengetahuan anak.  Untuk orangtua akan diberikan layanan konsultasi dan penyuluhan seputar perkembangan dan pengasuhan anak. Sehubungan dengan hal di atas, persiapan yang dilakukan oleh YKAI adalah mengadakan pelatihan kepada para kader Taman Posyandu yang berlangsung sejak tanggal 25-28 Juli 2009 di Kantor RW 07. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para kader Taman Posyandu tentang pentingnya pendidikan anak usia dini dan bagaimana penyelenggaraan

B.   PROGRAM UNTUK ANAK USIA SEKOLAH
1.Beasiswa
Program ini ditujukan untuk mencegah putus sekolah dan memotivasi anak-anak untuk menggapai mimpi mereka. Sejak  1988 YKAI telah memebrikan beasiswa untuk lebih dari 50.000 siswa. Beasiswa yang diberikan adalah untuk  biaya sekolah, seragam sekolah, alat-alat sekolah,buku-bukupelajaran, dsb.

2. Perpustakaan Sekolah
Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengelolaan perpustakaan sekolah agar lebih menarik bagi siswa dan untuk meningkatkan kebiasaan membaca siswa.

3. Perpustakaan Keliling
Perpustakaan ini dapat menjangkau anak-anak di wilayah terpencil, wilayah kumuh atau di wilayah-wilayah bencana, untuk meningkatkan kebiasaan membaca dan memberikan fasilitas dan akses terhadap informasi.

4. Parlemen Remaja
Program ini memberikan kesempatan kepada para remaja mengenai kegiatan-kegiatan parlemen dan praktek-praktek demokrasi di dunia dan dimaksudkan untuk menciptakan pemahaman melalui berbagi pengalaman dan pendapat mengenai demokrasi serta mempromosikan aksi-aksi demokrasi berdasarkan persepsi global.

5. Partisipasi Anak
Memberi ruang kepada anak untuk berorganisasi, berpendapat dan bercerita dapat dilakukan dengan berbagai media yang kreatif. Keleluasaan yang menyenangkan dan bertanggung jawab untuk anak adalah proses penting untuk pemenuhan hak anak. Banyak media kreatif yang bisa digunakan untuk menyalurkan pendapat dan kretifitas  anak. Media tersebut dapat berupa gambar, teater dan tulisan  yang memikat dan menyenangkan untuk anak.
Berbagai media tersebut tentunya dapat membangun keterampilan anak untuk berpendapat, mengungkapkan perasaannya, serta membangun kepedulian terhadap permasalahaan  yang ada
pada masyarakat dimana mereka hidup saat ini.
Salah satu media kreatif yang dapat dipergunakan oleh anak adalah media tulisan baik dalam bentuk essay, cerita pendek, novel, puisi maupun artikel. Berdasarkan hal tersebut, Swara Nusa  berinisiatif menyelenggarakan kegiatan “Workshop Menulis kreatif” bersama Forum Anak Desa Salamrejo sebagai bagian dari komitmen Swara Nusa untuk menyediakan sarana ekspresi kreatifitas anak. Secara kualitatif dapat dikatakan acara berlangsung dengan baik dan sesuai dengan target yang telah direncakan yakni memberikan ketrampilan menulis bagi anak dan sekaligus memberikan ruang ekspresi bagi anak melalui media tulis. Sementara secara kuantitatif kegiatan ini relatif memenuhi target terutama dari sisi jumlah peserta, jumlah peserta yang diundang sebanyak 20 anak dan yang hadir juga sebanyak 20 anak dari usia SD hingga SMA.
Salah satu rekomendasi yang penting dari hasil workshop ini adalah, adanya keinginan dari para peserta untuk membuat sebuah buku yang merupakan hasil karya tulis mereka sebagai media untuk menyuarakan aspirasi anak dan sekaligus publikasi dari hasil karya tulis mereka.

C.   PROGRAM PENCEGAHAN DAN PERLINDUNGAN ANAK LAINNYA
1. Penghapusan Pekerja Anak
YKAI merupakan anggota Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak dan secara aktif terlibat dalam upaya penghapusan pekerja anak di Indonesia. Bekerjasama dengan berbagai organisasi termasuk ILO, khususnya Program Internasional Penghapusan Pekerja Anak, YKAI telah melaksanakan berbagai kegiatan penghapusan pekerja anak antara lain pengentasan anak jalanan.

2. Program pemulihan, pemulangan dan reintegrasi korban perdagangan anak YKAI-ILO/IPEC                                                                                                                                                 Program pemulihan, pemulangan dan reintegrasi korban perdagangan anak  merupakan upaya untuk menanggulangi masalah perdagangan anak untuk tujuan eksploitasi seksual secara bertahap di Indonesia.  Program ini merupakan kerjasama antara Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) dengan ILO-IPEC. Pada awalnya lokasi jangkauan program hanya untuk wilayah Jakarta dan Jawa Barat saja, tetapi karena daerah asal korban yang mendapat pelayanan bukan dari Jakarta dan Jawa Barat, maka jangkauan diperluas sampai wilayah Banten dan Jawa Tengah. Program ini berlangsung sejak bulan Oktober 2008 sampai bulan Desember 2009.

3. Sobat Anak Sahabat Anak
merupakan program penggalangan dana dari masyarakat untuk anak-anak Indonesia yang kurang beruntung.

4. Depot Anak
Program ini dimaksudkan untuk membantu anak-anak di wilayah yang terkena bencana dan konflik. YKAI mengumpulkan bantuan dari masayarakat dan perusahaan-perusahaan untuk membantu anak-anak pada tahap tanggap darurat di seluruh wilayah Indonesia.  YKAI juga mengoperasikan Layanan Anak Keliling dan Pusat Kegiatan Anak untuk memberikan layanan konseling psiko sosial, layanan kesehatan, pendidikan,  dan pemberian makanan tambahan untuk anak-anak di wilayah yang terkena bencana dan konflik.




Tidak ada komentar: